Kebakaran Hutan Gunung Nona Kembali Melanda, Damkar Ambon Padamkan Api Dua Setengah Jam[1]

AMBON, MalukuTerkini.com — Kebakaran hutan kembali melanda kawasan Gunung Nona, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, Selasa (6/10/2026) siang. Peristiwa ini memicu respons cepat dari petugas Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Kota Ambon untuk mencegah kobaran api meluas di area perbukitan tersebut.[1]

Kepala Dinas Damkar dan Penyelamatan Kota Ambon, Alfredo Hehamahua menjelaskan pihaknya pertama kali menerima informasi mengenai insiden kebakaran tersebut pada pukul 13.29 WIT. Setelah menerima laporan warga, personil pemadam kebakaran segera dikerahkan ke lokasi kejadian dan berhasil tiba di titik lokasi pada pukul 13.52 WIT. Untuk mengantisipasi penyeberangan api yang lebih luas, pihaknya mengerahkan satu unit mobil pemadam kebakaran dari Pos Markas Komando beserta 15 personel ke lokasi.[1]

Di lokasi kejadian, para personil Damkar berkejaran dengan waktu menggelar selang air dan membendung kobaran api yang membakar vegetasi serta semak belukar kering di lereng perbukitan Gunung Nona. Asap tebal membubung tinggi dari titik kebakaran saat personil melakukan penyiraman secara intensif. Setelah melakukan upaya pemadaman dan pendinginan selama kurang lebih dua setengah jam, pergerakan api akhirnya dapat dihentikan sepenuhnya. Situasi di lokasi kejadian dinyatakan terkendali pada pukul 16.17 WIT.[1]

Rangkaian Kebakaran di Kawasan Nusaniwe

Kebakaran di Gunung Nona pada Selasa (6/10/2026) merupakan bagian dari rangkaian kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di kawasan Nusaniwe beberapa hari sebelumnya. Pada Senin (5/10/2026), kebakaran hutan dan lahan juga terpantau di kawasan Gunung Nona, tidak jauh dari tower pemancar TVRI, RT 078/RW 07. Petugas Damkar bersama BPBD Kota Ambon berjibaku hingga malam untuk mengendalikan api dengan mengerahkan dua armada Damkar dan satu unit mobil tangki air BPBD ke lokasi.[2]

Menurut Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Ambon, Moh. Latupono, kebakaran di Gunung Nona Senin (5/10/2026) merupakan rangkaian dari kebakaran sebelumnya di kawasan Pensip. Api diduga bermula dari aktivitas pembersihan lahan oleh seorang warga untuk membuka kebun, kemudian merembet hingga mendekati kawasan tower pemancar TVRI. Pada hari tersebut, petugas menangani sedikitnya empat titik Karhutla, yakni kawasan STAIN, Passo, Gunung Nona atau sekitar pemancar TVRI, serta Pensip.[2]

Kendala Pemadaman

Upaya pemadaman di kawasan Gunung Nona menghadapi sejumlah kendala. Kondisi medan yang terjal serta permukiman warga yang cukup padat membuat kendaraan pemadam tidak dapat dengan mudah menjangkau titik api. Keterbatasan armada pengangkut air juga menjadi tantangan, karena BPBD hanya mengandalkan satu unit armada untuk mengangkut pasokan air dari kawasan Wainitu menuju lokasi kebakaran pada 5 Oktober 2026.[2]

Imbauan Pemerintah

Menanggapi kondisi tersebut, Anggota DPRD Kota Ambon dari daerah pemilihan Nusaniwe, Jacoba Lekahena, turun langsung memantau proses pemadaman di kawasan Gunung Nona. Ia mengimbau masyarakat, khususnya warga Gunung Nona dan Kecamatan Nusaniwe, agar tidak melakukan pembakaran sampah, rumput maupun material lainnya yang berpotensi memicu kebakaran. Kondisi kemarau dengan intensitas panas yang tinggi membuat potensi meluasnya kebakaran semakin besar. Asap yang ditimbulkan Karhutla juga dapat mengganggu kualitas udara dan aktivitas masyarakat.[2]

Lakahena meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan, terutama ketika melakukan aktivitas di luar rumah. Warga juga diimbau menggunakan masker, memperbanyak konsumsi air putih serta tidak membakar sampah secara sembarangan. Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk bekerja sama mengikuti imbauan pemerintah agar ancaman Karhutla di tengah kondisi kemarau dapat dikendalikan.[2]

Kepala Dinas Damkar Ambon, Alfredo Hehamahua, juga memberikan imbauan tegas kepada warga yang berencana membuka lahan agar tidak melakukannya dengan cara dibakar, karena sangat mudah menyebabkan kebakaran.[1]

Sources

[1] https://www.malukuterkini.com/2026/10/06/hutan-gunung-nona-ambon-kembali-terbakar — Hutan Gunung Nona Ambon Kembali Terbakar | MalukuTerkini.com [2] https://dharapos.com/jacoba-lekahena-pantau-karhutla-gunung-nona-imbau-warga-stop-bakar-sampah/06/10/2026 — Jacoba Lekahena Pantau Karhutla Gunung Nona, Imbau Warga Stop Bakar Sampah - Dhara Pos