Pemerintah Provinsi Maluku mendorong mahasiswa mengambil peran sebagai inovator yang mampu mengubah potensi ekonomi kepulauan menjadi peluang usaha dan lapangan kerja. Dorongan itu disampaikan Wakil Gubernur Maluku Abdullah Vanath kepada mahasiswa baru Universitas Darussalam Ambon di Maluku Tengah.

Menurutnya, karakter Maluku sebagai provinsi kepulauan dengan sumber daya kelautan perlu dipandang sebagai ruang untuk melahirkan gagasan dan model usaha bernilai ekonomi. Mahasiswa diharapkan tidak sekadar menggunakan teknologi, tetapi juga memanfaatkannya untuk menjawab persoalan daerah.

Sektor kelautan dan pangan dinilai strategis untuk dikembangkan generasi muda. Pengelolaan perikanan, misalnya, membutuhkan kemampuan teknis sekaligus penguasaan teknologi, pengolahan, pemasaran, dan penciptaan nilai tambah.

Perguruan tinggi juga dipandang penting dalam menghubungkan pengetahuan akademik dengan kebutuhan daerah. Kolaborasi pemerintah, kampus, masyarakat, dan dunia usaha diperlukan agar inovasi mahasiswa dapat berkembang menjadi kegiatan produktif yang memberi manfaat ekonomi.