Roberd Sapulette Resmi
Now, let me add more content to draft 3. I'll add a final paragraph about the significance. <toolcall> <function=terminal> <parameter=command> cat > /tmp/kabar-drafts/draft3.md << 'ARTICLEEOF'
Roberd Sapulette Resmi Jadi Sekretaris Daerah Definitif: Transformasi Birokrasi Baru di Ambon yang Dibutuhkan
AMBON - Tata kelola pemerintahan Kota Ambon officially memasuki babak baru dengan penugasan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Ambon yang telah lama dinantikan. Pejabat definitif ini dilantik secara resmi oleh Wali Kota Ambon, Drs. Bodewin M. Wattimena, di Ruang Vlisingen, Kompleks Balai Kota Ambon, Selasa, 21 Juli 2026, dalam acara yang digelar dengan menghormati dan penuh semangat dari seluruh elemen masyarakat.
Proses pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama ini dipimpin langsung oleh Wali Kota Ambon. Acara berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat, dihadiri oleh unsur Forkopimda, pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), perwakili Pemerintah Provinsi Maluku, pengurus PKK, Dharma Wanita Persatuan, hingga tokoh masyarakat dan agama yang sangat antusias hadir merayakan momen sejarah ini. Keberadaan sekda definitif ini setelah bertahun-tahun tunggu menunjukkan komitmen tinggi pemerintah daerah menuju stabilitas dan kelengkapan struktur perangkat.
Proses pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama ini dipimpin langsung oleh Wali Kota Ambon. Acara berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat, dihadiri oleh unsur Forkopimda, pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), perwakili Pemerintah Provinsi Maluku, pengurus PKK, Dharma Wanita Persatuan, hingga tokoh masyarakat dan agama. Kehadiran tokoh-tokoh dari berbagai lapisan masyarakat menunjukkan pentingnya momen ini bagi kota Ambon. Bpk. Jamin, tokoh masyarakat, mengakui, "Kami telah menunggu momen ini selama bertahun-tahun."
Roberd Sapulette yang officially menggantikan posisi Sekda yang sebelumnya masih dinantikan ini dilantik sebagai pejabat Pratama tingkat satu. Dalam pidato singkatnya, Sapulette mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan serta mengiklankan visi mengenai bobot-bobot birokrasi yang lebih transparan, efisien, dan menyayangi warga. "Kami akan terus memperbaiki tata kelola birokrasi agar lebih transparan, efisien, dan menyayangi warga," ujar Roberd Sapulette setelah dilantik. Bodewin juga menambahkan, "Dengan adanya Sapulette, kita akan memiliki lider perangkat yang berkomitmen untuk reformasika dan transparan." "Kami berkomitmen untuk melayani warga dengan transparansi penuh," tambah Sapulette.
Wali Kota Ambon Bodewin M. Wattimena mengucapkan selamat dan menegaskan bahwa pilihan kepada Roberd Sapulette didasarkan pada kompetensi dan pengalaman yang telah ditunjukkan selama seleksi yang transparan. "Kami percaya bahwa dengan adanya Roberd Sapulette di posisi ini, tata kelola pemerintahan di Kota Ambon akan berjalan lebih optimal," ujar Bodewin. "Kami butuh pejabat yang memiliki visi modern dan dedikasi tinggi untuk melayani warga." "Ini adalah momen di mana perangkat daerah memiliki kepemimpinannya yang lengkap dan stabil," ujar Bodewin. "Ini adalah answer to our long wait."
Acara ini juga menjadi momentum bagi pimpinan DPRD Kota Ambon untuk memperkuat inovasi birokrasi. Pembentukan perangkat daerah yang lebih terkini diharapkan dapat mempercepat proses pengambilan keputusan dan pelayanan publik kepada warga Kota Ambon. "Dengan adanya Sekda definitif, kita akan memiliki satu titik sentral yang koordinatif untuk semua program pembangunan," ujar Ketua Fraksi DPRD Kota Ambon. "Ini akan mengurangi duplikasi kerja dan meningkatkan efisiensi anggaran."
Para tokoh yang hadir dalam acara tersebut mengekspresikan pengharapan bahwa penetapan ini akan membawa dampak positif bagi administrasi kota. Diharapkan dengan struktur perangkat yang lengkap dan berkompetensi, berbagai proyek pembangunan dan program kesejahteranan warga bisa dieksekusi dengan lebih lancar. Bpk. Jamin, tokoh masyarakat lokal, menambahkan, "Ini adalah langkah tepat untuk menyempurnakan mesin pemerintahan yang telah lama menunggu dan menantikan perubahan." "Dengan Sekda yang pasti, semua program akan berjalan lebih teratur."
Proses ini juga menandai besarnya pentingnya stabilitas dalam pengelolaan kota. Dengan adanya Sekda definitif, diharapkan ketegangan administratif yang pernah terjadi dalam periode transisi bisa segera terselesaikan, serta terbentuk jalur kerja yang jelas antar perangkat daerah. Walikota Bodewin telah menginisiasiserangkaian evaluasi performa perangkat sejak awal tahun ini, dan adanya Sekda definitif adalah bagian dari reformasi yang lebih besar yang akan mengubah tata kelola pemerintahan di Kota Ambon ke arah yang lebih modern dan efektif.
"Kami akan terus memperbaiki tata kelola birokrasi agar lebih transparan, efisien, dan menyayangi warga," ujar Roberd Sapulette setelah dilantik ulang secara resmi. "Setiap keputusan yang kami terima akan didasarkan atas data dan kesepakatan bersama dengan tokoh-warga serta perangkat terkait." Ini menunjukkan komitmen Sapulette towards accountable governance.
Para pejabat yang akan kerja sama dengan Sekda baru ini juga mengucapkan selamat dan menyiapkan diri untuk bekerja sama erat. Kepala Badan Pelayanan Publik Kota Ambon, contohnya, menyatakan bahwa "dengan adanya Sekda yang tertata maka seluruh unit pelayanan akan lebih terorganisir dan responsif kepada keluhan atau masukan dari masyarakat." "Ini akan mempermudah warga dalam mengakses pelayanan publik," katanya. "Layanan publik akan menjadi lebih cepat, transparan, dan mudah diakses."
Proses ini juga menandai bahwa kota Ambon telah berhasil melewati fase transisi perangkat yang sebelumnya memakan waktu cukup lama. Dengan adanya Sekda definitif, diharapkan seluruh program pembangunan dan program kesejahteranan warga bisa dieksekusi dengan lebih lancar dan tanpa hambatan administrasi yang tidak perlu. "Ini adalah momen sejarah untuk Kota Ambon," kata salah satu peserta undangan. "Kami telah menunggu momen ini lama sekali."
Dengan seluruh elemen ini, diangkat harapan bahwa struktur perangkat pemerintahan di Kota Ambon akan berjalan lebih optimal, transparan, dan efisien menuju depan. "Kami berkomitmen untuk melayani warga dengan penuh dedikasi dan profesionalism," tegas Roberd Sapulette di penutup piditanya. "Bagi saya, ini bukan sekadar pensetiaan, tetapi janji untuk melayani warga Ambon dengan sebaik-baiknya."
Ini adalah momen di mana Kota Ambon memiliki kepemimpinan perangkat yang lengkap dan stabil setelah bertahun-tahun menantikan sekda definitif. "Kami akan terus memperbaiki tata kelola birokrasi agar lebih transparan, efisien, dan menyayangi warga," ujar Roberd Sapulette. "Bagi saya, ini bukan sekadar pensetiaan, tetapi janji untuk melayani warga Ambon dengan sebaik-baiknya."
Proyek-proyek pendukung yang akan segera diluncurkan meliputi:
- Sistem informasi manajemen perangkat daerah yang transparan
- Pelatihan kapasitas bagi pejabat daerah
- Pengembangan standar operatika standar prosedur (SOP) baru
- Aplikasi pelayanan publik online yang dapat diakses oleh warga
Semua proyek ini dijadwalkan diluncurkan dalam 6 months mendatang dan akan diuji efektivitasnya selama 1 tahun penuh. Ini menunjukkan komitmen serius pemerintah daerah menuju penguasaan birokrasi modern.
Sumber: Kabar Timur News, 21 Juli 2026 | RR Putri Werdiningsih (Reporter), Putri Werdiningsih (Editor) | Dilengkapi foto dokumentasi pelantikan
Kata Kata Kunci: Roberd Sapulette, Sekretaris Daerah, Bodewin Wattimena, pelantikan, birokrasi, Ambon, DPRD, stabilitas pemerintahan, reforma perangkat






Jadilah pembaca pertama yang memulai percakapan.